Senin, 15 Agustus 2011

Unsaid



Here I am on my own. Trying hard to let go. Wish I could say goodbye. To a love I tried hard to deny. No, I can’t run from the past. I’m holding on to dream that won’t last. Truly, forever, my love is just for you. And now you belong to someone new. Dreaming that someday I’d share my life with you. I’m hoping you feel the same way too.
If only I could turn back time. To the place when I first saw your sweet smile. ‘Cause there in your eyes I saw something true. And I just can’t erase these memories of you. Truly, forever, my love is just for you. This heart was never meant for someone new. Dreaming that someday I’ll share my life with you. I’m hoping you’d feel the same way too. All my love is just for you..
Do you feel it too..
And now it’s too late. Time did not wait. Baby, it’s better left unsaid. I wish that you somehow knew that deep inside I feel the same way too.

Bintang itu "kamu"


Bintang...

Ku sebut dia Bintang...
Ya ku beri dia sebutan itu karena semua hal yang ada dalam
dirinya. Mulai dari keindahan yang dia miliki sampai keburukannya. Semua itu dikemas indah dalam tatapan matanya yang memancarkan aura begitu kuatnya dan seketika bisa memabukkanmu dalam hitungan menit dan mematikanmu dalam hitungan detik. Dia persis sekali seperti bintang yang setiap saat dapat kau kagumi keindahannya di malam yg cerah. Aura yang dia miliki dapat membuat dirimu terpesona dan lupa akan segalanya. Begitu indahnya dia sampai kau tidak menyadari bahwa bintang itu dapat melukaimu. Begitu bahagianya hatimu saat dapat meraih bintang itu, tetapi semakin dekat kau dengan bintang itu semakin panas kau rasa, menyakitkan. Yah seperti itulah rasanya.